Beribu-ribu malam kulalui dengan kesendirian, di suatu garis penantian akan datangnya suatu jiwa baru dalam hidupku. Ku hanya bisa menatap langit di kegelapannya malam, dan menatap indahnya bintang-bintang, ketika aku membutuhkan sandaran, dan ketika pahitnya hidup kurasakan.Tak ada yang menemaniku, tak ada jiwa yg menjadi sandaran untuk ku, hanya dinginnya malam lah yang menemani ku, dan hanya kesunyianlah yang menjadi sandaranku.
Beribu-ribu detik pun, aku lalui dengan menutup rapat hatiku, tak ku biarkan jiwa lain memasukinya kecuali "dia". Dan begitu banyak jiwa-jiwa lain yang mencoba memasuki relung hatiku, tapi begitu kuat kunci pintu hati ini kututup, ku hanya menginginkan "dia".
Penantian yang begitu lama, penantian yang ku tak tahu untuk siapa, dan penantian yang ku tak tahu kapan berakhirnya.
Tapi meskipun demikian adanya, penantian itu lah yang membuat aku bisa bertahan sampai nafasku di detik hidup ini dari tajamnya kata-kata yang selalu menyayat hati, penantian itu lah yang membuat aku bisa bertahan sampai sisa hidupku saat ini dari gelapnya awan yang menyelubungi takdir hidupku. Penantian itu lah yang membuat aku menjadi seperti aku sekarang ini.
Penantian ku akan suatu jiwa baru untuk menjadi sandaran ku, penantianku akan suatu jiwa baru yang bersedia meniupkan angin segar untuk awan gelap hidup ku, penantian ku yang bersedia untuk menyentuh jemari-jemari tangan suratan takdirku yang dipenuhi dengan kegelapan.
Tibalah disuatu penantianku, datang lah sesosok jiwa dalam hidupku, membuat aku bertanya "apakah dia jiwa yang selalu aku tunggu selama ini?, mengapa kurasakan sesuatu getaran pada dirinya?", mencoba untuk menjawab, dan jiwa itu pun mencoba untuk memberi jawabannya bahwa "dia"lah yang ada, bahwa dia lah yang bersedia menjadi angin segar untuk ku, bahwa dia lah yang bersedia menjadi sandaran hidupku, segala yang dia berikan, yang dia katakan, yang dia lakukan, membuat aku berpikir bahwa dia bersedia menjadi angin segarku, sandaranku dan dia pun bersedia menyentuh jemari-jemari hidupku. Dan dia pun berhasil membuka pintu hati ku yang selama beribu-ribu detik ini ku tutup untuk jiwa lain. Saat itulah kulalui hari-hari bersamanya, hari-hari yang bisa membuat dia bahagia…!!
Begitu indahnya impian dan harapan yang dia berikan untukku, ketika aku bersandar di dadanya, begitu indahnya kubayangkan impian dan harapan2 itu bersama dirinya. Cukup menakjubkan jika menjadi kenyataan, namun cukup dan begitu menyakitkan jika hancur bersama kenangan.
Kutak pernah mengharapkan gemerlapnya dunia dari dirinya, hanya ketenangan dan kedamaian lah yang ingin ku dapatkan dari nya. Ntah apa yang sedang Allah rencanakan di jemari-jemari takdir hidupku sekarang ini. Belum lama ku merasakan kebahagian, tapi saat ini aku sudah harus mendapatkan kedukaan, awan hitam kembali lagi kedalam hidupku. Semuanya hancur dalam hitungan detik, padahal ku telah menantikannya dalam ribuan detik.
Ya…Rabb…tak mampu diri ini melewati segala suratan takdir mu, tak mampu diri ini melampaui ujianmu melainkan Engkau dengan segala Kuasa Mu yang menghendakinya.
Ya…Rabb..jiwaku saat ini sedang tak mengenal arah, kemana harus kubawa ini, kemana harus kubawa kedukaan ini. Ya…Rabb…sentuhlah tangan ku, bawalah aku menuju ketenangan Mu..!! Kutak menyalahkan suratan takdir yang Kau tuliskan untuk hidup ku, karena ku tahu Engkau sedang merencanakan sesuatu yang indah untuk ku. Ku tak juga menyalahkan Mu, karena ku tahu Engkau masih menyayangi ku dengan memberikan ujian ini untuk ku. Ya…Rabb..sentuhlah aku dengan jemari-jemari Kuasa Mu, supaya diri ku tenang dalam kasih sayang Mu.., tertidur ku di arsy Mu.., Ya..Rabb..jangan pernah Kau tinggalkan aku, ingin selalu jiwa ini bersama kasih sayang Mu..!! Ya..Rabb..indahnya rencana yg Kau buat untukku.., Ku tunggu Ya..Rabb…!!
Dan berikanlah kedamaian serta ketenangan kepada "Jiwa" itu, jiwa yang masih dalam kasih sayang ku…!!
Ya..Rabb..jika memang hidup untuk ku adalah yang terbaik, maka hidupkanlah aku dengan kasih sayang Mu, tapi jika Mati ku adalah jawaban yang terbaik, maka hadapkanlah aku dengan Mu, pertemukanlah aku dengan Mu, dalam kuasa Mu.
Ku tahu dan ku yakin Engkau sedang merencanakan suatu yang indah untukku..Terima kasih ya…Rabb, Engkau masih membalut hidup ku dengan Kasih Sayang Mu..!!
