ketidakmampuan ku untuk memeluk badai itu…
ingin aku mendekap semua duka mu dalam peluk ku…
ingin ku juga merasakan duri tajam yg tersayat dalam jiwa mu
namun ku tak mampu…
bukan karna ketidakmampuanku
melainkan hanya karna di sana telah ada bidadari yg akan selalu melindungi mu
sehingga aku harus menyingkir dari tempat itu…
dia cantik…
dia sempurna untuk kau cintai…
bukan seperti aku…
yg tidak pernah kau harapkan lagi…
bukan seperti aku…
yg tidak pernah kau ingat lagi…
hanya ada kata "berandai" untuk aku selami…
ketika kau menangis…aku ingin menghapus air mata itu dengan tangan ku…
ketika kau teriak…aku ingin berkelahi dengan semua rasa takut yg kau rasakan itu…
tapi ketidakmampuan ku…
harus membuat ku hanya tersingkir dari kenyataan…
aku bukanlah yg kau harapkan untuk ada dalam dekapanmu…
aku hanyalah wanita yang penuh kosakata…"andaikan…"
"Andaikan…semua ini terjadi…andaikan ini semua..tidak terjadi….andaikan…andaikan…" kata yg selalu aku teriaki di dalam hati…